Kebanyakan manusia hanya melihat dari luarnya saja

Sebuah catatan inspiratif dari teman saya yang kini jadi master trading dan selalu membantu siapa saja yang ingin belajar,namanya kang Herman Syah.Saya kenal dengan beliau ketika Liberty reserve masih ada,karena dulu beliau kerjanya adalah jual beli dollar yang akhirnya mengalami kebangkrutan karena liberty reserve mati.Berikut catatan beliau yang mungkin bisa dijadikan motivasi agar hidup kita jangan pernah menyerah.

Kita sering menganggap diri kita adalah orang baik.Tapi ketika kita dihadapkan pada bungkus luar dari apa yang mereka pakai,dari kendaraan yang digunakan,begitu gampangnya sikap hati kita berubah.Bila 'bungkus luar' itu bagus, kita cenderung'mengangkat tinggi-tinggi' Orang tersebut.Sebaliknya bila 'bungkus luar' jelek, kita lalu menjengkalnya,menyepelekan mereka.Senyum kita jadi palsu, kebaikan kita jadi basa-basi.

Kebanyakan manusia hanya melihat dari luarnya saja
img by google
Dulu sehabis lulus seperti kebanyakan anak muda lainya saya mengajukan lamaran kerja kemana saja,hampir tiap bulan bila menemukan lowongan aku mencoba melamar kerja,salah satunya saya pernah mengajukan lamaran pada paada swalayan terkenal di indo,yaitu I***MA*ET,saya ditolak kerja dengan alasan penampilanya kurang menarik padahal di lowongan kerja tertulis berpenampilan menarik.Usia dan punya motor sendiri.Katanya emakku penampilanku sudah menarik,dandan rapi dengan rambut basah disisir mengarah ke samping,plus baju lengan panjang dimasukan,disertai sendal jepit merek CARWIL,pakai motor sendiri walaupun cuma vespa butut tahun 60 an.

Aku teringat emak ku yg dirumah berharap kalau hari itu aku dapat pekerjan,tapi hasilnya nihil.Lamaran kerjaaku di tolak dengan alasan PENAMPILAN KURANG MENARIK,aku sedih dan kecewa,hampir semua pelamar ditolak sehingga banyak dari teman-temanku yang pakai uang PELICIN alias SOGOKAN agar diterima diperusahaan,sedangkan aku tidak punya duit kala itu,maklum masih pemuda sekolah yang cuma berbekal tas ransel.

Teman saya pernah berkata "semua urusan dan masalah itu tidak bisa jalan bila tidak pakai duit",jadi selalu bawa duit kemana saja pergi,biar lancar segala urusanya.Aku cuma bisa bersedih dan melihat saja.Dalam hati aku brkata baru jadi manager saja sudah mata duitan,minta uang pelicin,dana sogokan,dan sudah berani menghina dan membeda-bedakan ciptaan Allah.Ingatlah,semua makhluk ciptaan Allah itu sama.

Waktu itu yang ditolak kerja banyak termasuk diantara mereka orang yang cacat, punya kekurangan dengan alasan tampilan fisik kurang menarik, padahal dari orang-orang cacat tersebut. Aku melihat ketulusan yang sesungguhnya, tidak seperti orang normal yang rata-rata cenderung cari muka di hadapan atasan.

Aku dibesarkan dari keluarga agamis,bebas, karena bahwasanya semua manusia sama di hadapan Allah swt, terlahir tidak membawa apa-apa,pulang juga tidak membawa apa-apa. Maka-nya saya tidak begitu suka atasan atau manager yang selalu membentak bawahanya, memberikan tekanan tiap hari, karena sesungguhnya rizki sudah ada yang ngatur,bukan tergantung pada manager ataupun pimpinan cabang perusahaan,rezeki bisa lewat dari mana saja.

Semoga kisah nyata ini dapat memberi contoh pada semua atasan atau bos bahwasanya semua rizki itu bisa datang dari mana saja tidak dibatasi dengan tampilan kaya,miskin, normal ataupun cacat fisik.
Seorang Penderita Kelainan Mental yang Menyelamatkan Ritel Besar Johnny adalah seorang pria berusia 20 tahun,yang bekerja sebagai pengemas barang disamping kasir pada sebuah perusahaan ritel besar di AS.

Dia melamar pekerjaan di perusahaan ritel besar di AS,karena di cacat yaitu punya keterbelakangan mental johni hanya di tempatkan pada pengepakan barang saja di sebelah meja kasir swalayan.Suatu kali ia mendengar ceramah motivasi Entah bagaimana,Johnny merasa tertarik pada cemarah itu dan mendorongnya berinspiratif untuk memberikan sesuatu yang spesial pada para pelanggannya,namun apa? Ia sempat menelepon Barbara dan mengatakan tertarik pada ceramahnya,namun ia tak bisa mewujudkannya karena ia hanya seorang down syndrome.

Sampai suatu ketika terpikirkanlah membuat catatan Renungan harian - Thought for the Day,yang berisi kalimat motivasi yang sederhana namun menyentuh,yang ingin ia bagikan pada para pelanggannya.Ia meminta bantuan ayahnya untuk mengetikkannya di komputer dan mencetaknya menjadi beberapa kopi. Setiap potongan kecil hasil perenungan hariannya itu ia beri nama dirinya di belakangnya dan ucapan, "Terima Kasih Telah Berbelanja hari ini di Tempat Kami".Hasil cetakan itu ia bawa ke tempat kerjanya.

Di toko ritel tempatnya bekerja ada beberapa kasir dengan masing-masing kasir memiliki seorang tukang kemas barang belanjaan seperti dirinya.Lalu setiap kali selesai mengemas,Johnny menyisipkan satu Thought for the Day bagi tiap pelanggannya yang membayar di kasir di barisan dimana ia bekerja.Sebulan kemudian manajernya melihat keanehan.Antrean pelanggan di kasir di mana Johnny bertugas panjangnya tiga kali dari kasir lain.Manajer mencoba meminta para pelangan itu itu mengisi barisan sebelahnya agar lebih cepat terlayani.Uniknya, mereka bukannya mengikuti saran itu,mereka malah serempak mengatakan,"Tak apa-apa,kami rela mengantre, yang penting.dapat 'Thought for the Day' dari Johnny," katanya.

Yang membuat si manajer tersentuh, banyak pelanggannya yang mengaku, biasanya mereka datang belanja di situ seminggu sekali.Namun supaya mendapat Thought for the Day setiap hari,belanjanya jadi tiap hari.Belum lagi mereka yang merekomendasikan teman-teman mereka untuk belanja di situ agar mendapatkan Thought of the Day dari Johnny juga.Gerai ritel itupun jadi ramai. Bahkan divisi pemasaran bunga yang semula hampir bangkrut bisa kembali hidup karena ide cemerlang Johnny yang adalah seorang down syndrome.

Dulu saya kesana kemari melamar pekerjaan,dan alhamdulilah semua lamaran kerja saya DITOLAK,DITOLAK,DITOLAK.Sebagai pemuda yang masih labil,saya sempat ,pusing,FRUSTASI,kenapa banyak teman-teman saya yang diterima kerja di perusahaan dan dikirim kedaerah-daerah sedangkan saya DITOLAK.

Gara-gara ditolak saya bisa mandiri sendiri dan banyak perusahaan yg membutuhkan jasa saya, gara-gara ditolak itu saat ini saya jadi pekerja lepas, alias nunggu order saja ,jadi gajinya lumayan besar dari pada karyawan biasa, dan si bos maupun manager lebih sebagai sahabat saya,teman dekat, bukan atasan saya.

Bagi anda yang DITOLAK lamaraan kerjanya ,jangan berkecil hati,terus kembangkan jiwa kemandirian anda,saya yakin suatu saat Allah sudah mempersiapkan hal yang lebih baik dan lebih besar daripada yang anda cita-cita kan saat ini.Karena Allah sangat menyayangi anda bila di tempatkan sebagai bawahan karyawan biasa.

Tidak perlu takut menghadapi segala sesuatu yg terjadi di dunia ini,karena aku percaya apa saja yg terjadi di dunia ini tidak ada yang abadi,bila saat ini hidup bahagia, bersiaplah suatu saat kamu akan susah,bila saat ini kamu susah suatu saat pasti bahagia.Jadi tetaplah OPTIMIS,persiapkan diri mulai sejak dini.Semuanya pasti ada saatnya,habislah gelap terbitlah terang.














Tag : motivasi
7 Komentar untuk "Kebanyakan manusia hanya melihat dari luarnya saja"
Back To Top