Heboh,pedagang sayur menggunakan motor sport di Magelang

Berita yang lagi heboh saya lihat di media-media sosial tentang pedagang sayur di magelang yang menggunakan motor sport berjenis Yamaha R25 250 cc. Tanto Dwi Anggoro, itulah nama pedagang sayur keliling yang menggunakan motor gaul idaman anak muda. Memang nyentrik seorang yang mempunyai motor gedhe dan boleh dibilang mahal hanya digunakan untuk berdagang sayur keliling. Biasanya kalau orang lain punya motor, lecet sedikit saja sudah marah, dan gengsi bila motor gedhe nya digunakan untuk membawa beban yang aneh-aneh termasuk buat dagang.

Heboh,pedagang sayur menggunakan motor sport di Magelang
Berita ini sebenarnya sudah beredar sejak bulan november lalu dari seorang blogger yang kemudian berkembang-berkembang hingga terdengar oleh wartawan media online ternama di Indonesia. Beliau ini tiap paginya berbelanja di Pasar Tegalrejo Kabupaten Magelang, lalu di jual kembali dengan berkeliling di  kawasan Potrobangsan - Wates - Polosari - Pucangsari Kedungsari hingga kembali ke rumahnya di Jambesari Kota Magelang.

Dari pendapatan berjualannya itu ia mengaku mampu mengantongi uang Rp250.000/ harinya ditambah lagi setelah pulang berdagang keliling, lantas ia dan istrinya sambung kerja berjualan nasi goreng.

Banyak orang di negeri ini yang beranggapan bahwa orang- orang yang bukan merupakan orang yang kerja kantoran, pegawai perusahaan, itu selalu di remehkan. Sebenarnya itu pemikiran yang salah kaprah, justru pedagang itu bagian dari pengusaha yang masih kecil, tidak jauh beda dengan businesman yang mengelola keuangannya sendiri tanpa ada paksaan atau perintah dari atasan.
Coba hitung saja penghasilan per bulannya jika kita rata-rata Rp200.000x30 maka hasilnya adalah Rp6jt. Jadi bukan hal yang aneh bila seorang pedagang sayur keliling mampu membeli sebuah motor sport dengan harga sekitar Rp54jt an. Dia pun membelinya secara kontan dengan uang hasil tabungannya selama sekitar 6 tahun.

Heboh,pedagang sayur menggunakan motor sport di Magelang

Dari sini saya melihat adanya sebuah kegigihan, keuletan, kerja keras serta konsisten dengan apa yang ia impikan. Sesuatu cita-cita yang kita impikan akan terwujud jika kita mampu bertahan untuk sabar, dibarengi dengan kesungguhan dan kerja keras dan doa pastinya, maka apa yang kita impikan itu bisa kita dapatkan, insyaallah.

Buat para manusia dengan title sekolahnya yang tinggi, pekerjaannya yang bersih di kantor maupun pabrik, dengan UMR yang telah ditetapkan, atau siapa saja untuk jangan iri terhadap apa yang sudah diraih orang lain. Jangan pula suka meremehkan, mencemooh, jika kepingin maka carilah jalan dengan cara kerja keras yang penting halal.

Syirik tanda tak mampu, hobi mahal harganya, itulah yang bisa saya sampaikan. Jangankan tukang sayur  keliling bisa beli motor sport, orang lain dengan pekerjaan yang selalu di pandang sebelah mata oleh orang banyak saja sudah banyak yang saat ini punya moge. Mereka pekerja keras, ulet dan disiplin dalam mengatur kehidupannya.

Jangan pula menilai apa yang mampu dimiliki orang lain dengan pola pikir kita sendiri,toh uang-uang mereka, kepentingan mereka dan mereka sendiri yang merasakannya. Ambillah pelajaran tentang sebuah perjuangan yang mereka tempuh.
5 Komentar untuk "Heboh,pedagang sayur menggunakan motor sport di Magelang"
Back To Top