Kesuburan pada burung jantan dan betina

Mengulas tentang budidaya burung finch atau pipit dengan mempelajari beberapa faktor yang mempengaruhi pertumbuhan untuk keberhasilan dalam penangkaran burung finch itu sendiri,Faktor yg mempengaruhi kesuburan pada burung:
- Berat badan (terlalu gemuk/terlalu kurus. membatasi asupan tinggi kalori spt karbohidrat & lemak)
- Keseimbangan Hormonal
- Nutrisi Makanan (vitamin E, vitamin C, vitamin B12, asam folat, betakaroten, zat besi, seng, kalsium dan selenium)
Kesuburan pada burung jantan dan betina

Untuk makanan tambahan berupa sayuran yang dapat diberikan untuk menjaga kesehatan dan keseimbangan gizi serta kesuburan dan vitalitas pada burung finch bisa diberikan beberapa sayur-sayuran dan buah seperti berikut ini,

-Pegagan
Dalam pegagan terkandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahminoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centellose, carotenoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, dan zat samak atau tanin. Madecocassosida dapat memacu produksi kolagen. Kolagen ini sangat besar perannya dalam regenerasi sel kulit termasuk sel telur (ovum) pada betina dan sel sperma pada jantan. Pegagan juga mengandung karoten yang berperan sebagai antioksidan.

Karoten juga menjaga mutu sperma dan sel telur. Caranya dengan melindungi dinding sperma dan sel telur dari kerusakan akibat radikal bebas. Mineral-mineral seperti kalium, natrium, kalsium, besi, dan fosfor dalam pegagan juga penting bagi kesehatan tubuh. Khasiat lain dari pegagan adalah anti infeksi,antitoksik, penurun panas, peluruh air seni,mengobati luka dan keloid, varises dan hemoroid (ambeien), serta antilepra.

-Wortel
Wortel segar mengandung air, protein, karbohidrat, lemak, serat, abu, nutrisi anti kanker,gula alamiah (fruktosa, sukrosa, dektrosa, laktosa, dan maltosa), pektin, glutanion, mineral (kalsium,fosfor, besi, kalium, natrium, amgnesium, kromium), vitamin (beta karoten, B1, dan C), serta asparagine. Beta Karotennya merupakan anti oksidan yang menjaga kesehatan dan menghambat proses penuaan. Selain itu beta karoten dapat mencegah dan menekan pertumbuhan sel kanker serta melindungi asam lemak tidak jenuh ganda dari proses oksidasi.

Jika tubuh memerlukan vitamin A maka beta karoten di hati akan diubah menjadi vitamin A. Fungsi vitamin A dapat mencegah buta senja, mempercepat penyembuhan luka, dan mempersingkat lamanya sakit campak. Daun wortel mengandung porphyrins. Zat ini dapat merangsang kelenjar pituary dan meningkatkan hormon seks. Buah mengandung bisabolene, tiglic acid, dan geraniol. Biji wortel liar mengandung flavonoid, minyak menguap termasuk asarone, carotol, pinene, dan limonene.

- Kemangi
Kemangi mengandung arginine yang memperkuat daya tahan hidup sperma, mencegah kemandulan, dan menurunkan gula darah. Daya tahan hidup sperma penting untuk mendukung proses pembuahan sel telur. Sedangkan kandungan boron berperan merangsang hormon androgen dan estrogen serta mencegah pengeroposan tulang. Kedua hormon ini besar perannya dalam sistem reproduksi betina. Tanaman ini juga mengandung minyak atsiri, asam askorbat, asam kafeat, iskulin, histidin, magnesium, betakaroten, dan betasitosterol. Semua nyawa berkhasiat ini diperlukan tubuh untuk menjaga kesehatan.

- Seledri
Berkhasiat tonik, memacu enzim pencernaan, menurunkan tekanan darah, menghentikan pendarahan, peluruh kencing, peluruh haid, peluruh kentut, menurunkan asam urat, dan membersihkan darah. Perannya dalam sistem reproduksi karena seledri mampu memperbaiki fungsi hormonal yang terganggu. Daun seledri kaya senyawa minyak atsiri, kalsium, besi, dan magnesium. Daun tanaman ini juga kaya vitamin A, vitamin B, dan vitamin C. Setiap 100 gram daun seledri segar terkandung 130IU vitamin A dan 15 mg vitamin C. Vitamin A dan vitamin C dikenal sebagai antioksidan cukup kuat. Serangan radikal bebas terhadap dinding sperma dan sel telur dapat dihambat oleh kedua vitamin ini.

- Daun Katuk
Daun katuk juga kaya senyawa yang dapat menggenjot mutu dan jumlah sperma, termasuk membangkitkan vitalitas seksual. Daun katuk dipenuhi senyawa fitokimia berkhasiat obat. Sedikitnya mengandung tujuh senyawa aktif yang dapat merangsang sintesis hormon-hormon steroid (seperti progesterone, astradiol, terstosteron, dan glukokortikoid) dan senyawa eikosanoid (diantaranya prostaglandin, prostasiklin, tromboksan, lipoksin, dan leukotrien).

Pada betina senyawa aktif dalam daun katuk akan memacu pembentukan hormon estrogen, sehingga kulit menjadi halus. Rambut lebih sehat dan lembut. Sebaliknya, pada jantan senyawa aktif daun katuk akan merangsang pembentukan hormon keperkasaan, yang akan menggenjot vitalitas seksual. Bahkan, produksi sperma melaju pesat seiring dengan peningkatan kualitasnya.

-Semangka 
Disamping mengandung Vitamin C dan beta karoten, kandungan likopen cukup tinggi. Konsumsi likopen secara aktif dapat mengatasi keterbatasan jumlah sperma, struktur sperma tidak normal dan pergerakan sperma yg lamban. Semangka juga menyimpan senyawa pembangkit gairah, yaitu sitrulin. Daya kerja senyawa ini diketahui setara dengan viagra. Senyawa kelompok asam amino ini dapat memicu produksi nitrit oksida, yang berperan dalam peningkatan kemampuan seksual jantan. Sitrulin juga mudah diserap tubuh dan mengalir dalam darah.

RSS Bird Farm
Tag : finch
2 Komentar untuk "Kesuburan pada burung jantan dan betina"
Back To Top