Suara burung ciblek belukar untuk masteran

Burung ciblek belukar atau dalam bahasa Inggrisnya disebut Rufescent prinia (Prinia rufescens) merupakan salah satu spesies burung ciblek atau Prinia dari keluarga Cisticolidae. Nama ciblek belukar sendiri saya peroleh dari sebuah forum kicau mania yang ada di Malaysia. Burung ciblek yang satu ini memang tidak dijumpai di Indonesia.
Suara burung ciblek belukar untuk masteran
img by penangbirder.blogspot.com

Selain ada yang menyebutnya sebagai ciblek belukar,ada juga yang bilang burung ini nama lokalnya adalah ciblek sampah karena sering terlihat di tumpukan-tumpukan sampah untuk mencari makan.
Burung ciblek belukar ini mempunyai wilayah penyebaran meliputi Bangladesh, Bhutan, kamboja, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, dan Vietnam. Habitat aslinya ada di hutan tropis maupun sub tropis. Sering juga terlihat di perkampungan penduduk.

Suara kicauannya mirip dengan ciblek jawa. Yang membedakan hanya suara panggilan saja. Berikut ini saya mempunyai 3 audio suara burung ciblek belukar. Saya mengedit 2 audio suara burung ciblek belukar ini dengan menambah durasi suara tembakan yang cukup panjang. Saya tunjukkan sonogram dari suara burung ciblek belukar yang telah saya edit.

Perhatikan gambar dibawah ini. Grafik pertama menunjukkan suara yang pendek-pendek,perhatikan yang saya beri tanda garis berwarna hitam, dan pada garis yang berwarna merah itu adalah suara yang saya edit durasi suara tembakannya. Kemudian di grafik tengah saya perpanjang dan yang paling panjang adalah suara terakhir. Sengaja saya edit bagi yang membutuhkan suara burung untuk masteran.
Suara burung ciblek belukar untuk masteran

Silahkan download audionya dibawah ini:
Namun tak lupa juga untuk menyediakan suara asli dari burung ciblek belukar ini. Silahkan download audionya dibawah ini:
Jika anda tertarik dengan suara editan saya diatas,silahkan tinggalkan pesan melalui kolom komentar dibawah. Saya bisa bantu untuk membuat audio suara burung untuk masteran. Semoga bermanfaat dan salam kicau mania.
Back To Top